Pantun Nasehat: Ciri, Fungsi, Contoh

2 min read

pantun nasehat

Berbicara mengenai pantun nasehat, kenali terlebih dahulu apa itu pantun. Pantun diambil dari kata “tuntun” (bahasa Jawa) yang berarti menuntut, menyusun, atau mengatur. Pantun merupakan salah satu bentuk puisi lama dan dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

Macam-macam pantun pun tersaji, seperti pantun jenaka, pantun teka-teki, pantun nasehat, dan lain-lain. Namun, disini Tamilchill akan terfokus pada pantun nasehat.

Ciri-Ciri Pantun

pantun nasehat agama

Sebelum masuk dalam contoh pantun nasehat, kenali terlebih dahulu ciri-ciri dari pantun. Adapun ciri-ciri dari pantun sebagai berikut:

  • Pantun terdiri atas 4 baris
  • Pantun terdiri atas sampiran dan isi
  • Pada setiap baris pantun terdapat 8-12 suku kata atau sekitar 4-6 kata
  • Pantun memiliki sajak A-B-A-B atau bisa menggunakan sajak A-A-A-A, namun ada juga yang menggunakan sajak A-A-B-B

Fungsi Pantun

Pantun sebagai karya sastra tentu memiliki fungsi. Adapun fungsi pantun dalam masyarakat adalah sebagai alat pemelihara bahasa. Dengan begini, pantun berfungsi dalam kemampuan menjaga alur berpikir masyarakat.

Hadirnya pantun membuat seseorang harus melatih pikiran untuk mengetahui makna sebelum diucapkannya kata. Tidak hanya itu, seseorang yang memiliki keahlian dalam berpantun banyak dihargai orang karena kecepatan dan mahirnya bermain kata.

Dapat disimpulkan, fungsi pantun yaitu sebagai alat penguat dalam menyampaikan pesan yang berguna dalam kehidupan. Hal ini dikarenakan pantun mengandung pesan moral dan petuah.

Contoh Pantun Nasehat

pantun nasehat belajar

Setelah mengetahui ciri dan fungsinya, berikut kami sajikan contoh pantun nasehat dan maknanya.

Pantun Nasehat Belajar atau Berilmu

(1)

Dari papan terbuat pintu

Jendela depan ada tiga

Barang siapa menuntut ilmu

Dekat kakinya menuju surga

Makna: Orang yang ikhlas menuntut ilmu maka akan dimudahkan jalannya menuju surga. Itulah yang dijanjikan oleh Allah.

(2)

Ingat dongeng batu belah

Telur tua sudah menetas

Belajar jangan merasa lelah

ilmu luas tiada batas

Makna: Jangan pernah bosan untuk belajar. Carilah ilmu sebanyak-banyaknya. Karena ilmu sangat luas dan tidak akan pernah selesai untuk dipelajari.

(3)

Surya terbit di kala pagi

Indah langit sangat berseni

Siapa ilmunya semakin tinggi

Paham jalan di dunia ini

Makna: Orang yang memiliki banyak ilmu akan paham dengan segala hal. Sehingga ia tidak mudah tertipu.

Contoh Pantun Nasehat Agama

(1)

Burung punai lepas di tangan

Petani pergi menabur benih

Jika sholat selalu ditunaikan

Bagai mandi di sungai jernih

Makna: Orang yang melaksanakan sholat bagaikan orang yang mandi di sungai jernih. Setiap kali mandi, tubuhnya akan bersih. Maka siapa yang mengerjakan sholat, maka bersihlah dia dari dosa-dosa.

(2)

Angin bertiup daun melayang

Kepak sayap burung kutilang

Sholat bagai sebuah tiang

Agar rumah tetap menjulang

Makna: Sholat merupakan tiang agama. Dengan menegakkan sholat, maka tegaklah agama ini. Apabila sholat dilalaikan, maka robohlah agama ini.

(3)

Memang indah batu permata

Perhiasan kaum wanita

Al Quran bak pelita

Penerang jalan menuju surga

Makna: Al Quran adalah kitab yang membimbing manusia menuju surga. Dengan Al Quran, kita dapat melihat mana yang benar dan mana yang salah. Sehingga kita tidak tersesat saat menuju surga-Nya.

Contoh Pantun Nasehat Orang Tua

(1)

Tujuh sapi bertubuh kurus

Mencari rumput ke tengah ladang

Siang hari sibuk mengurus

Malam hari banyak begadang

Makna: Sosok Ibu yang bekerja siang dan malam. Siang hari mengurusi anak-anak, rumah, dan berbagai macam hal lainnya. Sedangkan malam harinya sering terbangun untuk mengurusi kita sewaktu masih bayi.

(2)

Sangat kencang angin topan

Menerjang kayu jadi berantakan

Berbakti kepada Ibu kewajiban

Berbakti kepada ayah jangan dilupakan

Makna: Sebagai anak harus selalu berbakti kepada ibu dan ayah. Karena ibu dan ayah lah yang telah banyak berkorban untuk kita.

(3)

Perahu besar dari Malaka

Air memercik jatuh ke muka

Jangan tenggelam dalam durhaka

Kelak jatuh ke jurang neraka

Makna: Anak yang durhaka kepada orang tua menyebabkan dirinya masuk dalam neraka. Oleh karena itu, jangan pernah durhaka terhadap orang tua.

Demikianlah pembahasan mengenai pantun nasehat beserta ciri pantun, fungsi, dan contoh pantun nasehat beserta makna. Contoh tersebut dapat Anda jadikan referensi dalam berbalas pantun baik pada teman, saudara, maupun orang tua. Semoga dapat bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *